[ADS] Top Ads

Penjelasan Tentang Pendekatan Geografi dan Contohnya

Sebagai salah satu cabang ilmu, geografi mempunyai pendekatan yang berbeda dari ilmu pengetahuan lainnya. Geografi mempelajari geosfer dengan menggunakan pendekatan kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan (Hartono, 2009 : 18).

Pendekatan Geografi dan Contohnya

Banyak pendapat dari para ahli tentang pendekatan geografi, namun dari pernyataan di atas paling tidak ada tiga pendekatan geografi yang dapat di ambil yaitu, pendekatan kelingkungan, kewailayahan, dan keruangan.

Pendekatan kelingkungan artinya geografi selalu melihat bagaimana hubungan dan keterkaitan antara aspek fisikal dan makhluk hidup lainnya pada ruang permukaan bumi (Hartono, 2009 : 18).

Aspek fisik atau fisikal geografi merupakan kajian Ilmu Geografi yang meliputi unsur-unsur geosfer yang bersifat fisik di antaranya, air, tanah, iklim, cuaca, dan lapisan litosfer atau batuan bumi. Secara sederhana pendekatan ini mempelajari tentang hubungan dan keterkaitan antara lingkungan dan makhluk hidup di sekitarnya.

Pendekatan kewilayahan atau regional artinya geografi selalu melihat ruang sebagai wadah yang memiliki keunikan atau perbedaan dengan wilayah lainnya sebagai hasil interelasi dan integrasi antara aspek fisik dan manusia yang berbeda di dalamnya (Hartono, 2009 : 18).

Konteks keruangan artinya geografi selalu melihat ruang dalam pengertian tiga dimensi, yaitu atas (atmosfer), bawah (litosfer), dan luasan (hidrosfer, biosfer, dan antroposfer) (Hartono, 2009 : 18). Atmosfer merupakan lapisan gas atau udara yang menyelubungi sebuah planet, sedangkan litosfer disebut juga dengan lapisan batuan.

Itulah sekilas penjelasan tentang pendekatan geografi. Agar lebih memahami materi pendekatan geografi, pada pembahasan kali ini akan disebutkan beberapa pendapat yang diambil dari beberapa sumber, termasuk pendekatan geografi menurut para ahli.

    Pendekatan Geografi dan Contohnya


    Pendekatan geografi adalah hal-hal yang menjadi objek formal geografi, terdiri atas tiga pendekatan utama yaitu pendekatan keruangan (spasial), pendekatan ekologi (lingkungan), dan pendekatan regional atau kompleks kewilayahan.

    Di dalam pengkajian geografi secara terintegrasi, terdapat tiga pendekatan utama dalam kajian ilmu geografi, yaitu sebagai berikut (Bambang Utoyo, 2009 : 13).

    1. Pendekatan Spasial (Keruangan)

    Analisis keruangan merupakan pendekatan yang khas dalam geografi karena merupakan studi tentang keragaman ruang muka bumi dengan menelaah masing-masing aspek keruangan (Bambang Utoyo, 2009 :  13). Aspek-aspek ruang muka bumi meliputi faktor lokasi, kondisi alam, dan kondisi sosial budaya masyarakat.

    Pendekatan keruangan menganalisis gejala atau fenomena geografi berdasarkan penyebarannya dalam ruang (Bagja Waluya, 2009 : 10). Ruang adalah seluruh permukaan bumi yang merupakan tempat hidup tumbuhan, hewan, dan manusia.

    Dalam mengkaji aspek-aspek keruangan, seorang ahli geografi sangat memperhatikan faktor letak, distribusi (persebaran), interrelasi serta interaksinya. Karena itu, analisis keruangan dapat dijadikan dasar untuk perencanaan penggunaan lahan.

    Contoh pendekatan keruangan adalah sebagai berikut (Bambang Utoyo, 2009 : 13);
    1. Sebidang tanah harganya mahal karena tanahnya subur.
    2. Sebidang tanah harganya mahal karena letaknya di pinggir jalan.
    Contoh tersebut, pada point pertama menilai tanah berdasarkan produktifitas pertanian, sedangan yang kedua menilai lahan tanah berdasarkan ruangnya, yaitu letaknya yang strategis.

    2. Pendekatan Ekologi (Lingkungan)

    Pendekatan lingkungan didasarkan pada salah satu prinsip dalam disiplin ilmu biologi, yaitu interrelasi yang menonjol antara antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Di dalam analisis lingkungan geografi menelaah gejala interaksi dan interrelasi antara komponen fisikal (alamiah) dengan non fisik (sosial) (Bambang Utoyo, 2009 : 13).

    Pendekatan ekologi menekankan hubungan antara makhluk hidup dengan komponen lungungannya. Dalam hal ini, hubungan antara manusia dan lingkungan. Interaksi antara manusia dan lingkungan bersifat sebab akibat (Bagja Waluya, 2009 : 11).

    Contoh pendekatan ekologi adalah kalau manusia merusak hutan maka manusia juga akan terkena dampaknya seperti tanah longsor. Jadi, melalui pendekatan ini agar manusia selalu menjaga lingkungannya (Bgja Waluya, 2009 : 13).

    3. Pendekatan Kewilayahan (regional)

    Pendekatan kompleks wilayah atau regional merupakan gabungan antara pendekatan keruangan dan pendekatan ekologi (Bagja Waluya, 2009 : 11). Pendekatan ini mencoba membandingkan berbagai kawasan di muka bumi dengan memperhatiakan aspek-aspek keruangan dan lingkungan dari masing-masing wilayah secara komprehensip.

    Karena setiap daerah memiliki perbedaan, baik kondisi alam maupun manusianya, sehingga setiap daerah akan melakukan interaksi dengan daerah lain untuk memenuhi kebutuhannya. Contoh pendekatan regional adalah daerah yang subur dan banyak memiliki sumber daya akan banyak dikunjungi penduduk dari daerah lain yang miskin sumber daya.

    Penulis : KhouruAddien
    Sumber :
    1. Bagja Waluya, Memahami Geografi SMA/MA Kelas 10, 2009, Jakarta: DPN.
    2. Bambang Utoyo, Geografi "Membuka Cakrawala Dunia" Kelas 10, Jakarta : PT Pribumi Mekar
    3. Hartono, Geografi Jelajah dan Alam Semesta : untuk Kelas 10 SMA/MA, Cetakan 1, 2007, Jakarta; DPN.

    Copyright © 2020

    Wikuwik.com - Ilmu Sejarah