-->

[ADS] Top Ads

Objek dan Ruang Lingkup Geografi

Halo teman-taman, selamat datang di blog wikuwik.com, Blog yang membahas pelajaran IPS, meliputi Sejarah, Geografi, Sosiologi, dan Ekonomi. Untuk teman-teman yang mencari materi Objek dan Ruang Lingkup Geografi akan dibahas pada penjelasan berikut ini.

Seperti ilmu-ilmu pada umumnya, geografi juga mempunyai objek dan ruang lingkup tersendiri. Tentu objek studi dan ruang lingkup geografi berbeda dari disiplin ilmu lainnya. Lalu apa yang dimaksud dengan objek studi geografi? dan apa itu ruang lingkup geografi akan dibahas secara tuntas pada pembahasan kali ini.

Objek dan Ruang Lingkup Geografi

Mengingat materi ini penting untuk dipelajari, maka simak baik-baik penjelasan-penjelasan berikut ini. Jangan sampai gagal paham ya...!

Objek Geografi


Secara umum objek kajian ilmu geografi dapat dibedakan menjadi dua aspek yaitu, objek material dan objek formal. Objek Material meliputi atmosfer, litosfer, pedosfer, hidrosfer dan lain-lain, sedangkan Objek Formal meliputi analisis keruangan, ekologi, dan kewilayahan.

1. Objek Material


Objek material geografi adalah fenomena geosfer yang meliputi atmosfer (lapisan udara), litosfer dan pedosfer (lapisan batuan dan tanah), hidrosfer (bentang perairan), biosfer (dunia tumbuhan dan hewan), dan antroposfer (manusia). Objek material ini juga disebut dengan sasaran kajian (studi) ilmu geografi.

Geosfer dalam Objek material geografi adalah segala sesuatu yang berada di bumi, baik benda hidup atau mati, beserta lingkungannya. Maka jika diperinci, geosfer terdiri atas hal-hal sebagai berikut.

Objek Geografi

a. Atmosfer (udara yang menyelubungi bumi)
Atmosfer mempunyai ketebalan sekitar 1.000 km, tersusun atas unsur nitrogen 78,08%, oksigen 20,95%, dan karbon dioksida 0,034%. Untuk mengkaji atmosfer, kita memerlukan ilmu bantu meteorologi dan klimatologi.

Objek Geografi

b. Litosfer (kulit bumi)
Bumi tempat kita berpijak terdiri atas beberapa lapisan tanah, batuan, dan mineralmineral penyusun kerak bumi/kulit bumi. Kulit bumi dapat dipelajari melalui beberapa cabang ilmu pendukung lain, misalnya geologi, geomorfologi, dan ilmu tanah.

c. Hidrosfer
Hampir dua pertiga bagian permukaan bumi adalah air, untuk mempelajari keberadaan air di kulit bumi dapat dilakukan melalui cabang ilmu hidrologi (untuk air tawar), misalnya limnologi (mempelajari tentang danau), hidrometeorologi (mempelajari tentang kandungan air di udara), hidrologi fluvial (sungai), dan hidrologi air tanah (groundwater hidrology), serta oseanografi untuk mempelajari air laut/ lautan.

d. Biosfer (hewan dan tumbuhan atau flora dan fauna)
Biosfer dipelajari melalui ilmu biogeografi dan ekologi serta antropologi sebagai inti tema yaitu manusia.

e. Antroposfer
Untuk mengkaji objek material diperlukan metode atau cara pandang atau pendekatan yang digunakan sehingga sebuah ilmu dapat dibedakan dengan ilmu lain. Misalnya, pendekatan yang digunakan dalam ilmu geografi adalah sudut ruangan; pendekatan yang digunakan dalam ilmu sejarah adalah waktu; pendekatan yang digunakan dalam ilmu antropologi adalah budaya.

Semua istilah-istilah tersebut (geosfer, amosfer, litosfer, dan lain-lain) akan dibahas pada materi-materi yang akan datang. Paling tidak kamu sudah mengetahui arti dari masing-masing istilah tersebut.

2. Objek Formal


Yang dimaksud dengan objek formal geografi adalah sudut pandang atau cara berfikir terhadap suatu gejala yang ada di muka bumi, baik yang bersifat fisik maupun sosial yang dilihat dari sudut pandang keruangan. Sumber lain menyebutkan bahwa, objek formal merupakan cara pandang, cara berfikir, atau analisis keruangan yang dituangkan dalam konsep-konsep geografi.

Objek geografi ditinjau dari segi formal inilah yang membedakan ilmu geografi dengan ilmu lainnya, karena cara pandang dan analisisnya. Adapun cara pandang, analisis, metode atau pendekatan geografi sebagai berikut.

a. Analisis keruangan
Analisis keruangan dilakukan dengan cara mengetahui karakteristik atau fenomena pada suatu wilayah. Analisis ini mengkaji variabel yang berbeda dari suatu tempat ke tempat lain, kemudian mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut. Misalnya, keterkaitan antara lereng dan erosi, keterkaitan antara relief dan transportasi.

b. Analisis kelingkungan (ekologi)
Analisis ekologi dilakukan dengan cara mengetahui interaksi antara organisme hidup dan lingkungannya. Misalnya, keterkaitan antara pantai dan nelayan.

c. Analisis kewilayahan
Analisis kewilayahan merupakan kombinasi antara analisis keruangan dan analisis ekologi. Analisis ini dilakukan dengan mengetahui perbedaan suatu wilayah dengan wilayah lain.

Ruang Lingkup Geografi


Ruang lingkup ilmu geografi secara umum adalah sama luasnya dengan objek studi yang menjadi kajian ilmu geografi yang meliputi semua gejala geosfer, baik gejala alam, sosial, dan interaksi antara manusia dengan lingkungannya.

Objek dan Ruang Lingkup Geografi

Secara rinci ruang lingkup geografi yaitu;
  • kajian terhadap wilayah (region)
  • interaksi antara manusia dengan lingkungan fisik yang merupakan salah satu bagian dari keanekaragaman wilayah
  • persebaran dan kaitannya antara penduduk (manusia) dengan aspek-aspek keruangan dan usaha manusia untuk memanfaatkannya.

Menurut Rhoad Murphey dalam bukunya The Scope of Geography menemukan tiga pokok ruang lingkup studi geografi, yaitu;
  • Persebaran dan keterkaitan penduduk di muka bumi dengan sejumlah aspek-aspek keruangan dan bagaimana manusia memanfaatkannya.
  • Interaksi antara manusia dengan lingkungan fisik yang merupakan salah satu bagian dari keragaman wilayah.
  • Kerangka kerja regional dan analisis terhadap region-region khusus.

Ruanga lingkup geografi memang sangat luas, meliputi kehidupan di muka bumi, ruang angkasa, berbagai gejala alam, setra interaksi antara manusia dan lingkungannya.

Pengetahuan tentang gejala alam dan kehidupan di muka bumi disebut dengan gejala geosfer, dalam hal ini geografi akan mempelajari penyebab terjadinya dan menjelaskan mengapa dan bagaimana terjadinya geosfer.

Ruang lingkup geografi juga mencakup interaksi antara manusia dan lingkungannya. Sebagai contoh manusia memanfaatkan lahan pertanian untuk bercocok tanam dan menghasilkan kebutuhan pokok atau kebutuhan tambahan.

Seminar geografi di Semarang, Jawa Tengah telah menyimpulkan beberapa ruang lingkup geografi. Simpulan ruang lingkup geografi tersebut adalah sebagai berikut.

a. Pengetahuan mengenai persamaan dan perbedaan gejala alam dan kehidupan di muka bumi (gejala geosfer).
Dalam hal ini, geografi akan mempelajari berbagai penyebab, sekaligus mencari dan menemukan jawaban mengapa dan bagaimana terjadinya persamaan dan perbedaan gejala geosfer yang terjadi antara wilayah satu dan wilayah lainnya.

b. Interaksi antara manusia dan lingkungan
Maksud interaksi antara manusia dan lingkungan adalah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya pasti menggunakan dan memanfaatkan lingkungannya (alam), sebaliknya karena manusia menggunakan alam sebagai sumber penghidupan, maka manusia dituntut untuk menjaga kelestarian alam.

c. Dalam konteks keruangan dan kewilayahan
Ilmu geografi mengkaji persamaan dan perbedaan gejala geosfer serta interaksi manusia dengan lingkungannya, yang diutamakan adalah persebaran gejala geosfer dalam suatu wilayah atau ruang serta interaksi manusia dengan lingkungannya.

Pembagian Ilmu Geografi


Secara garis besar geografi terbagi menjadi tiga bagian yaitu, geografi fisik, geografi sosial dan gabungan antara geografi fisik dengan geografi sosial sehingga disebut geografi regional.

Geografi fisik adalah bagian ilmu geografi yang mempelajari tentang semua peristiwa di muka bumi, baik darat, laut, udara, maupun luar angkasa beserta beberapa faktor penyebab terjadinya. Geografi sosial adalah bagian dari ilmu geografi yang mempelajari interaksi antar manusia.

Sedangkan geografi regional adalah bagian dari ilmu geografi yang mempelajari perwilayahan dari negara-negara yang ada.


Penulis : KhoiruAddien

Copyright © 2020

Wikuwik.com - Ilmu Sejarah