[ADS] Top Ads

PENGERTIAN GEOGRAFI

Pengertian geografi



    Bagi siswa SMA Kelas 10 yang memilih jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), tentu akan belajar tentang Geografi. Pelajaran Geografi merupakan pelajaran yang wajib dan menjadi salah satu syarat untuk lulus dalam Ujian Nasional, sehingga dari kelas 10 sampai 12 masih tetap dipelajari.

    Pentingnya mempelajari Geografi adalah untuk memperluas pengetahuan tentang beberapa hal, termasuk fenomena-fenomena planet bumi yang kita tempati. Dengan mempelajari ilmu geografi kita bisa tahu letak negara-negara di dunia, mengetahui iklim, suhu, dan cuaca, serta pengetahuan-pengetahuan lain yang berkaitan dengan ilmu geografi.

    Pengertian Geografi sangat penting untuk dipelajari dalam memulai pelajaran ini, baik geografi secara umum atau geografi secara bahasa. Selain itu, perlu diketahui bahwa para ahli juga memberikan definisi geografi yang patut kita pelajari.

    Pengertian Geografi Secara Umum dan Bahasa


    Geografi secara etimologi berasal dari bahasa Yunani dan terdiri dari dua suku kata, Geo yang berarti bumi dan Graphein yang berarti tulisan. Jadi secara bahasa, geografi berarti tulisan tentang bumi, sehingga geografi sering disebut sebagai ilmu bumi (Iwan Gatot S., 2009: 3).

     Ada juga yang menyatakan bahwa, istilah geografi berasal dari dua suku kata yaitu, geo artinya bumi dan graphien yang artinya pencitraan (Danang Endarto, dkk., 2007 : 3). Apa bila kedua kata tersebut digabung maka akan mengahasilkan kata "ilmu yang mencitrakan atau menggambarkan keadaan bumi".

    Walau geografi sering disebut Ilmu Bumi, objek kajian geografi bukan hanya tentang bumi, namun juga mempelajari tentang berbagai hal yang ada di luar bumi, gejala-gejala bumi, dan bahkan benda-benda yang ada di luar angkasa. Oleh sebab itu definisi geografi harus diperluas.

    Pengertian geografi secara umum adalah ilmu pengetahuan yang menggambarkan segala sesuatu yang ada di bumi, termasuk penduduknya, flora, fauna, udara, iklim, dan segala hal yang berinteraksi dengannya.

    Sebagai salah satu cabang ilmu, ruang lingkup geografi sangat luas, meliputi  meliputi kehidupan di muka bumi, di ruang angkasa, berbagai gejala alam, serta interaksi antara manusia dan lingkungannya dalam konteks keruangan dan kewilayahan.

    Seminar yang diadakan pada tahun 1988 di Semarang, Jawa Tengah telah menghasilkan definisi geografi. Seminar tersebut menghasilkan pengertian, geografi adalah pengetahuan mengenai persamaan dan perbedaan gejala alam dalam kehidupan di muka bumi (gejala geosfer), serta interaksi antara manusia dan lingkungannya dalam konteks keruangan dan kewilayahan (Saptani Rahayu, 2007 : 2).

    Contoh interaksi manusia dan lingkungannya adalah manusia memanfaatkan lahan pertanian untuk bercocok tanam sehingga dapat menghasilkan beras yang merupakan sumber makanan pokok sebagian besar masyarakat.

    Ini berarti bahwa ada interaksi antara manusia dan lingkungannya yang bertujuan memenuhi kebutuhan hidupnya, baik itu kebutuhan pokok maupun kebutuhan tambahan.

    Pengetahuan mengenai gejala alam dan kehidupan di muka bumi disebut dengan gejala geosfer, dalam hal ini geografi akan mempelajari penyebab terjadinya dan menjelaskan mengapa dan bagaimana terjadinya gejala geosfer.

    Pengertian Geografi Menurut IGI (Ikatan Geografi Indonesia) Geografi adalah studi pengetahuan yang mempelajari persamaan dan perbedaan geosfer melalui pendekatan kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.

    Pengertian Geografi menurut Para Ahli


    Beberapa definisi yang dikemukakan oleh para Ahli Geografi, antara lain:
    1. Menurut Ferdinan Von Richthofen geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi dan penduduknya, serta menerangkan hubungan sebab akibat ataupun terdapatnya gejala dan sifat-sifat itu secara bersamaan.
    2. Sidney E. Ekblaw dan D.J.D. Mulkurne mengartikan geografi sebagai ilmu yang mempelajari tentang bumi dan kehidupannya yang memengaruhi cara kita hidup, makanan yang kita makan, pakaian yang kita pakai, rumah yang kita bangun, dan aktivitas rekreasi yang kita nikmati.
    3. Menurut Halim Khan, geografi adalah lingkungan alam dan sosial merupakan wilayah untuk melakukan kegiatan, mendeskripsikan, menganalisis, dan menikmati tingkah laku manusia di bumi yang bermanfaat bagi kelangsungan hidupnya.
    4. Menurut Bintarto bahwa geografi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, menganalisis gejala-gejala alam dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas mengenai penghidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu.

    Dari pengertian-pengertian di atas, geografi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang gejala alam dan kehidupan di muka bumi serta interaksi antara manusia dan lingkungannya dalam kaitannya dengan hubungan atau susunan keruangan dan kewilayahan.

    Secara garis besar ilmu geografi terbagi menjadi dua bagian besar yaitu geografi fisik dan geografi sosial. Gabungan antara geografi fisik dan geografi sosial terjadi geografi regional.

    Geografi fisik adalah bagian ilmu geografi yang mempelajari tentang semua peristiwa di muka bumi, baik di darat, laut, udara, maupun luar angkasa beserta faktor penyebab terjadinya.

    Geografi sosial adalah bagian dari ilmu geografi yang mempelajari tentang interaksi antarmanusia, sedangkan geografi regional adalah ilmu yang mempelajari tentang perwilayahan dari negara-negara yang ada.

    Ilmu Pendukung Geografi


    Geografi mempunyai kajian ilmu yang sangat luas sehingga ilmu geografi memerlukan ilmu pendukung yang erat kaitannya dengan geografi. Ilmu pendukung tersebut, antara lain, sebagai berikut (Iwan Gatot S., 2009 : 5).

    Geologi
    Ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan, asal kejadian, struktur, komposisi, dan sejarahnya (termasuk perkembangan kehidupan) dan proses alamiah perkembangannya.

    Geomorfologi
    Studi tentang bentuk-bentuk permukaan bumi dan segala proses yang menghasilkan bentuk-bentuk tersebut.

    Geofisika
    Ilmu yang mengkaji sifat-sifat fisik bumi bagian dalam dengan metode teknik fisika, seperti mengukur gejala-gejala magnetik dan gaya berat.

    Meteorologi
    Ilmu yang mempelajari atmosfer, udara, cuaca, suhu, angin, dan curah hujan.

    Hidrologi
    Ilmu yang mempelajari air di permukaan dan di bawah permukaan (air tanah), dan air di udara.

    Oseanografi
    Ilmu yang mempelajari tentang perairan laut dan isinya, antara lain, sifat-sifat air laut, terjadinya pasang surut, kedalaman, arus, geologi dasar laut, tumbuhan, binatang, serta hubungan antara laut dan atmosfer.

    Untuk menjadi pakar geografi harus memahami ilmu-ilmu yang mendukungnya pula, sehingga ketika mengadakan penelitian tentang objek geografi tidak mengalami kendala.

    Itulah ulasan mengenai pengertian geografi, baik secara bahasa, umum, dan menurut para ahli.


    Penulis : KhoiruAddien
    Sumber :
    • Danang Endarto., dkk, Geografi 1 Untuk SMA/MA Kelas 10, 2009, Jakarta: DPN.
    • Iwan Gatot S., Geografi 1 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas 10, 2009, Jakarta: PT Balai Pustaka
    • Saptani Rahayu, dkk., Nuansa Geografi 1 untuk SMA/MA Kelas 10, Jakarta; DNP.

    Copyright © 2020

    Wikuwik.com - Ilmu Sejarah