-->

[ADS] Top Ads

Teori Persia (Kelebihan dan Kekurangannya)

Kelebihan dan Kekurangan Teori Persia

Teori Persia merupakan salah satu teori yang membahas tentang masuknya Islam di Indonesia. Pada awalnya penduduk kepulauan Indonesia menganut agama Hindu dan Buddha. Namun, sekitar abad ke-7 pedagang asing dari Persia banyak yang singgah di Indonesia, sehingga pengaruh Islam mulai tersebar di kalangan penduduk Pribumi.

Teori Persia

Teori Persia adalah teori yang menyatakan bahwa, Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang asing dari Iran, pada awal abad Hijriah, tepatnya sekitar abad ke-7 Masehi. Teori ini merupakan pendapat dari Prof. Hoesein Djajadiningrat dan Umar Amir Hus­en. Bahkan kedua tokoh tersebut dianggap sebagai pencetus dari teori persia.

Teori Persia beranggapan bahwa, pedagang Muslim dari Persia-lah yang memegang peran penting dalam upaya penyebaran agama Islam di Indonesia. Kalangan ahli sejarah sering menyebutkan bahwa, kepulauan Nusantara merupakan bagian dari target penyebaran agama Islam dan wilayah dagang dari Kerajaan Persia di masa lalu.

Kelebihan dan Kekurangan Teori Persia

Kelebihan Teori Pesia dibuktikan dengan berbagai sumber yaitu;
  1. Adanya tradisi yang sama antara Islam di Nusantara dan Islam yang berada di Persia seperti, peringatan 'asyura dan tabut di Bengkulu dan tradisi Cokang di Takalar, Sulawasi Selatan.
  2. Kesamaan bentuk kaligrafi batu nisan di beberapa wilayah.
  3. Persamaan ajaran Sufi yang diajarkan oleh Sekh Siti Jenar yang berasal dari Persia.
  4. Banyaknya kosa kata Persia yang menjadi kosa kata Bahasa Melayu atau Bahasa Indonesia.

Kekurangan Teori Persia
Meski dianggap sebagai salah satu teori yang kuat, ternyata teori persia masih terdapat kekurangan yang menjadi sanggahan terhadap teori ini. Kekurangan Teori Persia adalah pada abad ke-7 Masehi kekuasaan Islam masih berada di Timur Tengah dan di bawah kekuasaan Bani Ummayyah.

Pada masa kekuasaan Bani Ummayyah Islam masih berkuasa di beberapa wilayah yaitu, Madinah, Mekkah,  Ba'dad, dan Damaskus. Oleh sebab itu, ada yang janggal dalam teori ini. Karena pada abad ke-7 Masehi, Persia belum masuk dalam wilayah kekuasaan Islam, sehingga apakah mungkin Persia ikut dalam penyebaran Islam secara besar-besaran?

Kelemahan Teori Persia
Kelemahan teori ini sama dengan teori lain yaitu, masih diperlukan bukti-bukti historis yang cukup untuk mengatakan bahwa teori persia paling benar. Kita berharap para peneliti sejarah terus lebih giat mencari bukti-bukti otentik masuknya Islam di Indonesia.

Penulis: KhoiruAddien
Sumber:
  • https://www.wikuwik.com/2018/09/teori-masuknya-islam-ke-indonesia.html
  • https://rmol.id/read/2018/02/02/325152/

Copyright © 2020

Wikuwik.com - Ilmu Sejarah