-->

[ADS] Top Ads

Faktor Penting Yang Menyebabkan Fathul Makkah pada Tahun 8 Hijriah

Faktor Penting Keberhasilan Fathul Makkah

Fathul Makkah (artinya pembebasan atau penaklukan kota Makkah) adalah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada 10 Ramadhan tahun 8 Hijriah. Nabi Muhammad SAW beserta 10.000 pasukan dari Madinah menuju Makkah menguasai dan menghancurkan berhala-berhala yang berada di sekeliling Ka'bah tanpa perlawanan.

Secara umum, faktor penting yang menyebabkan Fathul Makkah adalah semakin kuatnya pengaruh Islam di wilayah Jazirah Arab dan banyak pembesar kaum Quraisy Makkah yang memeluk agama Islam. Masuknya pembesar kaum Quraisy Makkah untuk memeluk Islam akan memperkuat pengaruh Islam sekaligus melemahkan kekuatan dipihak Quaraisy Makkah.

Faktor Penting Keberhasilan Fathul Makkah

Peristiwa fathul Makkah terjadi pada tahun 630 Masehi. Pada saat itu, umat Islam mengambil alih Makkah dari kafir Quraisy tanpa perlawanan dan peperangan. Menurut kabar, tidak ada pertumpahan darah dalam peristiwa itu. Ka'bah yang dikelilingi patung-patung berhala dihancurkan semua.

Latar belakang fathul Makkah adalah kelompok Quraisy Makkah telah melanggar perjanjian Hudaibiyah yang dilaksanakan pada bulan Dzulqa'dah 6 Hijriah (Maret, 628 Masehi. Perjanjian itu disepakati antara kaum Muslimin dan pihak Quraiasy. Dalam perjanjian Hudaibiyah disebutkan bahwa "tidak ada peperangan dalam jangka waktu 10 tahun".

Konflik panjang antara kelompok Bani Khuza'ah dan Bani Bakar telah menjadi akar permasalahannya. Karena dendam, Bani Bakar (sekutu Quaraisy) secara diam-diam menyerang Bani Khuza'ah yang telah menjadi bagian dari pendukung Nabi. Penyerangan ini sudah jelas melanggar perjanjian yang dibuat pada 6 Hijriah itu.

Serangan tersebut telah menelan beberapa korban dari pihak Bani Khuza'ah. Pada saat pertempuran, secara diam-diam Quraisy Makkah mengirimkan persenjataan kepada Bani Bakar. Bantuan inilah yang tidak bisa dimaklumi lagi, karena kaum Quraisy mendukung dan secara tidak langsung membantu penyerangan tersebut.

Penduduk Khuza'ah berlindung di kediaman Budail bin Warqa’ al-Khuza’i saat Bani Khuza'ah terdesak. Pada saat yang sama Amir bin Salim al-Khuza'i secepat mungkin menuju Madinah untuk menemui Nabi dan melaporkan peristiwa penyerangan tersebut.

Penyerangan Bani Bakar atas Bani Khuza'ah telah diketahui Nabi Muhammad SAW. Dari pihak Quraisy mengirim Abu Sofyan ke Madinah untuk memperbarui perjanjian antara Madinah dan Makkah namun Nabi Menolaknya.

Nabi Muhammad SAW mengirim 10.000 pasukan dari Madinah ke Makkah untuk menaklukan dan mempersatukan antara penduduk Madinah dan Makkah. Makkah yang tidak ada pertahanan dari pasukan Quraisy menandai bahwa mereka tidak melawan dan setuju untuk menyerahkannya kepada Nabi.

Menjelang penaklukan kota Makkah pembesar kaum Quraisy Makkah (Abu Sofyan, anaknya Muawiyah, dan paman Nabi, Abbas) telah menemui Nabi Muhammad SAW untuk menyatakan masuk Islam. Dengan demikian banyak pembesar dan pemimpin kaum Quraisy memeluk agama Islam. Inilah salah satu faktor penting yang menyebabkan kemenangan Fathul Makkah.

Fathul Makkah sebenarnya memiliki banyak arti, di antaranya pembebasan kota Makkah, penyucian kota Makkah, pembersihan Kota Makkah dari berhala, dan membuka kota makkah.

Tags: #Sejarah Islam
Penulis: KhoiruAddien
Sumber:
  1. https://islam.nu.or.id/post/read/108052/kisah-sahabat-cadel-rasulullah-dalam-peristiwa-fathu-makkah
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Perjanjian_Hudaibiyyah
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Pembebasan_Mekkah
  4. https://www.wikuwik.com/2018/09/latar-belakang-terjadinya-fathul-makkah.html

Copyright © 2020

Wikuwik.com - Ilmu Sejarah