-->

[ADS] Top Ads

20 Macam Bentuk Muka Bumi Daratan dan Lautan

Bentuk Muka Bumi

Bentuk Muka Bumi

Pada dasarnya bentuk muka bumi yang kita tempati saat ini tidak sepenuhnya berbentuk bulat. Memang ada beberapa pendapat tentang bentuk bumi. Ada yang mengatakan bahwa bumi itu berbentuk bulat sempurna dan ada pula yang menyatakan bahwa bentuk bumi datar. Pendapat yang paling kuat adalah bahwa bentuk bumi adalah elips.

Terlepas dari itu semua, sebenarnya materi yang akan kita bahas bukan tentang bentuk bumi, akan tetapi lebih kepada bentuk-bentuk permukaannya. Baik bentuk yang ada di daratan maupun yang ada di lautan.

Di daratan bentuk permukaan bumi ada yang menonjol ke atas, seperti bukit atau pegunungan. Ada pula yang berbentuk cekung ke bawah, seperti danau dan lembah pegunungan.

Sementara itu di dasar lautan, permukaan bumi juga tidak rata. Ada yang disebut dengan lubuk laut yang berbentuk seperti mangkuk dengan kedalaman kurang dari 5000 meter dan ada pula menonjol ke atas seperti gunung laut.

Jika kita perhatikan secara teliti, sebenarnya bentuk muka bumi tidaklah rata dan sangat beragam. Sebagai contoh, di daerah Bandung terdapat banyak pegunungan, lembah dan jurang yang curam. Apakah itu bisa disebut rata?

Dengan demikian, relief permukaan bumi mempunyai bentuk yang bermacam-macam. Berikut penjelasan tentang bentuk muka bumi baik yang ada di daratan dan di lautan.

Ragam Bentuk Muka Bumi di Daratan

Bentuk Muka Bumi Daratan

Secara garis besar bentuk relief daratan terdiri atas gunung, pegunungan, bukit dan perbukitan, lembah, jurang, ngarai, sungai, danau, dataran tinggi, dataran rendah, plato, dan depresi kontinental. Dari berbagai macam bentuk daratan muka bumi tersebut akan dijelaskan secara gamblang.

1. Gunung

Gunung adalah daratan bumi yang menonjol ke atas karena tenaga endogen yang berasal dari dalam bumi sehingga membentuk Gerak Orogenesa yang mendorong permukaan bumi ke atas seperti bentuk kerucut yang berdiri dengan megah.

Contoh bentuk daratan muka bumi yang menonjol di Indonesia adalah Gunung Merapi, Gunung Kerinci, dan Gunung Rinjani. Gunung terdiri dari tiga bagian yakni, puncak, lereng, dan kaki gunung.

2. Pegunungan

Sama halnya dengan gunung, pegunungan juga bentuk permukaan bumi yang menonjol ke atas bagaikan kerucut yang berdiri megah. Namun gunung dan pegunungan memiliki perbedaan yaitu, gunung hanya terdiri dari satu gunung saja, sementara pegunungan terdiri dari beberapa gunung.

Jadi pegunungan merupakan rentetan atau rangkaian gunung yang menjulang tinggi dibandingkan daerah sekitarnya. Pegunungan memiliki ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut. Contoh bentuk muka bumi daratan pegunungan di Indonesia adalah Pegunungan Jaya Wijaya (Papua) dan Pegunungan Himalaya di India.

3. Bukit

Bentuk muka bumi daratan selanjutnya adalah bukit. Prinsipnya hampir sama dengan gunung, bentuknya seperti kecurut, akan tetapi bukit hanya memiliki ketinggian kurang dari 500 meter di atas permukaan laut.

Bukit terbentuk karena tenaga endogen yang mendorong permukaan bumi ke atas sehingga membentuk tonjolan. Tenaga endogen adalah tenaga atau kekuatan yang berasal dari dalam bumi yang umumnya bersifat membangun.

4. Perbukitan

Perbukitan adalah rangkaian bentuk permukaan bumi yang menonjol ke atas dengan ketinggian kurang dari 500 meter dari permukaan laut. Bukit terdiri dari satu bukit, sedangkan perbukitan terdiri atas beberapa bukit yang saling berdampingan. Bukit juga disebut dengan pegunungan rendah dengan ketinggian 500 mdpl (meter dari permukaan laut).

5. Lembah

Lembah merupakan daratan atau area tanah rendah yang dikelilingi oleh pegunungan atau perbukitan. Luasnya dapat mencapai ribuan kilo meter persegi. Lembah juga terkadang berada di tepi sungai.

Contoh bentuk permukaan bumi yang berupa lembah adalah Lembah Indus (Pakistan), Lembah Baliem (Papua) dan Lembah Grand Canyon (Amerika Serikat). Hal yang paling menakjubkan dari salah satu bentuk relief daratan ini adalah struktur tanah yang subur dan membentuk pemandangan yang indah.

6. Jurang

Jurang adalah bentuk muka bumi berupa daratan yang dalam serta mempunyai dinding yang sempit dan curam. Perbedaan lembah dan jurang cukup signifikan yakni memiliki permukaan yang sempit dan diapit oleh tebing yang terjal, umumnya dibentuk oleh bebatuan yang tahan terhadap proses erosi dan cuaca.

Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, "tebing atau jurang adalah formasi bebatuan yang menjulang secara vertikal", terbentuk akibat dari erosi. Tebing umumnya ditemukan di daerah pantai, pegunungan, dan sepanjang pantai.

7. Ngarai

Nagari adalah daratan yang menyerupai lembah, memiliki sisi dinding yang curam dan hampir tegak lurus dengan permukaan tanah atau bebatuan. Sama seperti jurang, ngarai terbentuk karena reaksi alam.

Perbedaan antara jurang dan ngarai adalah jurang terbentuk karena proses erosi, sedangkan ngarai terbentuk akibat terkikis oleh air dalam jangka waktu yang lama. Contoh ngarai di Indonesia adalah Cukang Taneuh di Jawa Barat dan Nagarai Sianok di Sumatra Barat.

8. Sungai

Sungai adalah daratan berbentuk cekung ke bawah yang memanjang dan dialiri oleh air secara terus menerus dalam jumlah yang besar. Sungai merupakan salah satu bentuk muka bumi daratan yang aliran airnya dari hulu (sumber) ke hilir (muara).

Sungai terbentuk dalam beberapa cara, di antaranya yang paling umum akibat air hujan, mata air, atau cairan gletser yang mengalir dari atas ke tempat yang lebih rendah, sehingga akan membentuk sebuah saluran yang besar dan memanjang. Contoh sungai yang terkenal di Indonesia adalah Sungai Musi (Palembang) dan Sungai Bengawan Solo (Solo).

9. Danau

Bentuk daratan muka bumi yang selanjutnya adalah danau yang di gambarkan cekung ke bawah dengan area yang luas. Tidak seperti sungai yang identik dengan bentuk memanjang dan air mengalir, danau berupa cekungan luas namun air yang ada di dalamnya tenang atau tidak mengalir.

Danau sendiri adalah cekungan besar yang ada di daratan permukaan bumi dan terdapat air yang menggenang di dalam permukaan cekung tersebut. Airnya bisa saja air tawar atau air asin. Contoh bentuk muka bumi yang berupa danau adalah Danau Toba dan Danau Maninjau.

10. Dataran Tinggi

Daratan tinggi adalah suatu daerah datar yang berada pada ketinggian di atas 200 meter dari permukaan laut, bahkan dapat mencapai ketinggian 1.000 meter. Jika digambarkan, bentuknya tidak datar seperti meja, namun ada yang berupa gundukan-gundukan besar bergelombang. Dataran tinggi merupakan daerah daratan yang mengalami pengangkatan dari dalam bumi.

Lalu apa perbedaannya antara dataran tinggi, gunung, dan bukit? Kalau gunung bisa disebut dengan dataran tinggi, namun dataran tinggi belum tentu dapat disebut dengan gunung. Gambarannya seperti ini, puncak gunung bisa disebut dataran tinggi, namun puncak gunung belum bisa disebut gunung, karena gunung terdiri atas puncak, lereng, dan kaki gunung.

11. Dataran Rendah

Dataran rendah adalah salah satu bentuk permukaan bumi dengan hamparan tanah yang luas dan berada pada ketinggian di bawah 200 meter hingga 0 meter dari permukaan laut. Dataran rendah dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, perikanan, dan peternakan.

Pada umumnya, dataran rendah terdapat di sekitar pesisir pantai atau di wilayah yang digunakan sebagai pesawahan. Bentuk muka bumi yang nyaris datar disebut juga dengan daratan rendah.

12. Plato


Plato juga termasuk dataran tinggi yang memiliki ketinggian di atas 500-700 meter dari permukaan laut, dengan bagian atasnya yang luas dan datar, serta memiliki dinding horizontal. Plato terbentuk akibat erosi dan sedimentasi.

Perbedaan dataran tinggi dengan plato adalah kalau plato sudah pasti dataran tinggi, tetapi dataran tinggi belum tentu berbentuk plato, karena puncak gunung dan lereng gunung juga bisa disebut dataran tinggi.

13. Depresi Kontinental


Daratan yang memiliki ketinggian di bawah permukaan laut atau lebih rendah dari permukaan laut di sebut dengan depresi kontinental. Daratan yang mengalami penurunan ini memiliki ketinggian dibawah 0 meter dari permukaan laut sehingga meliki bentuk yang unik. Contoh depresi kontinental berada di kawasan Amsterdam, Belanda.

Bentuk Muka Bumi yang ada di Lautan



Macam-macam bentuk muka bumi yang ada di perairan (lautan) tidak jauh berbeda dari bentuk daratan. Karena sebenarnya muka bumi yang ada di lautan adalah dasar laut dan bisa disebut dengan permukaan bumi yang tertutup oleh air laut. Bentuk muka bumi lautan ada tujuh macam yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Palung Laut

Palung merupakan bagian permukaan bumi yang terdapat di dasar laut dengan kedalaman lebih dari 5000 meter. Bentuknya memanjang dan sempit sebagai akibat dari proses penengelaman dasar laut yang terus menerus.

Contoh palung laut adalah Palung Jawa dengan kedalaman 7.700 meter, Palung Mindanau (10.030 m), dan Palung Marianan (11.034 M). Palung laut juga disebut dengan jurang yang berada di dasar laut dan bagian terdalam dari dasar laut lainya.

2. Lubuk Laut

Lubuk laut merupakan bentuk muka bumi perairan yang berada di dasar laut dengan kedalaman kurang dari 5.000 meter. Terjadi karena pemerosotan dasar laut, berdinding curam dan berbentuk seperti mangkuk.

Pada dasarnya proses terjadinya sama dengan palung laut tetapi, berbeda bentuknya. Bentuk palung laut seperti huruf V sedangkan lubuk laut seperti mangkuk atau gentong. Contohnya, Lubuk Laut Sulu, Lubuk Laut Flores, dan Lubuk Laut Banda.

3. Pulau Karang

Sebuah pulau yang berada di dasar laut yang terbentuk dari batu karang yang sangat banyak sehingga membentuk sebuah pulau. Pulau ini terjadi karena binatang-binatang yang sudah mati tertumpuk menjadi satu dan lama-lama berubah menjadi karang.

4. Gunung Laut

Seperti gunung yang ada di daratan, gunung laut merupakan permukaan laut yang menonjol ke atas, akan tetapi kaki gunung berada di dasar laut. Puncak gunung laut biasanya akan muncul dan terlihat di permukaan laut, namun ada juga yang tidak terlihat.

5. Ambang Laut

Bentuk muka bumi lautan yang selanjutnya adalah ambang laut. Merupakan daratan luas yang ada di dasar laut yang memisahkan antara dua laut dalam. Ambang laut adalah pulau yang berada di dasar laut dan terletak di antara laut dalam.

6. Punggung Laut

Punggung laut atau disebut dengan Ridge merupakan bagian dasar laut yang menjulang ke atas sebagai pegunungan besar dan sangat panjang yang ada di tengah samudra, sebagian ada yang muncul di atas permukaan laut. Perbedaan dengan gunung laut adalah bentuknya yang memanjang dan amat besar. Contoh punggung laut adalah Punggung Laut Sibolga dan Snelius.

7. Dangkalan (Shelf)

Dangkalan atau paparan merupakan bentuk muka bumi lautan berupa dasar laut dangkal yang luas dengan kedalaman kurang dari 200 meter dari permukaan laut. Contohnya adalah dangkalan Sunda yang terletak di antara Pulau Kalimantan, Jawa, dan Sumatra.

Itulah penjelasan tentang macam-macam bentuk muka bumi daratan dan lautan yang jumlahnya ada 20. Semoga bermanfaat bagi Sang Pembaca dan dapat menambah informasi pengetahuan.

Copyright © 2020

Wikuwik.com - Ilmu Sejarah