-->

[ADS] Top Ads

Pengertian Sejarah Lengkap

Pengertian Sejarah

Pengertian Sejarah

Apa itu sejarah? Secara sederhana, sejarah dapat diartikan sebagai peristiwa yang benar-benar terjadi di masa lampau. Memang pengertian sejarah tersebut cukup sederhana, namun mempunyai arti yang luas. Cobalah untuk membuka sedikit pemikiran Anda! Apakah berita yang ada pada Media Masa dapat disebut sejarah?

Mengacu pada pengertian di atas bahwa, setiap kejadian yang sudah berlangsung adalah peristiwa sejarah. Begitu pula dengan berita yang telah ditampilkan oleh Media Masa juga bagian peristiwa-peristiwa yang telah terjadi. Misalnya berita peristiwa Tsunami di Aceh. Pertanyaannya, apakah kejadian Tsunami di Aceh dapat disebut sejarah?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dijawab pada akhir pembahasan. Termasuk pengertian sejarah secara etimologi, secara umum, dan sejarah menurut para ahli juga akan dijelaskan dalam tulisan ini.

Pengertian Sejarah Secara Etimologi

Secara etimologi atau bahasa, sejarah berasal dari Bahasa Arab yaitu Syajarah atau Syajaratun. Dalam Bahasa Indonesia arti kata Syajarah adalah "pohon", yaitu pohon yang memiliki batang, cabang, ranting, dan seterusnya.

Apa kaitannya antara pohon dan kata sejarah?

Sekilas memang tidak ada kaitannya. Namun dapat dikatakan bahwa, pohon merupakan simbol atau gambaran sejarah itu sendiri. Sejarah harus mempunyai asal-usul yang jelas, sehingga digambarkan seperti akar pohon yang kuat dan mampu menopang bagian yang berada di atas akar (batang, ranting, dll).

Pohon dapat tumbuh dan berkembang secara dinamis, dari benih hingga menjadi tumbuhan yang besar. Sejarah pun demikian, ia tumbuh dan berkembang dari masa ke masa hingga membentuk suatu peradaban.

Negara Indonesia juga berawal dari impian Para Pahlawan yang ingin merdeka dari penjajah. Perjuangan demi perjuangan telah dilakukan dengan gagah berani, hingga pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Berjalannya waktu, kini Indonesia menjadi bangsa yang besar yang merdeka.

Itulah mengapa kata "sejarah" berasal dari bahasa arab yang artinya Pohon. Berawal dari peristiwa kecil yang tumbuh besar membentuk sebuah peradaban.

Pengertian Sejarah Secara Umum

Secara umum pengertian sejarah adalah peristiwa atau kejadian masa lampau berdasarkan fakta-fakta sejarah. Fakta sejarah dapat diungkap melalui peninggalan-peninggalan masa silam, seperti candi, prasasti, dan benda-benda sejarah lainnya. Dengan adanya peninggalan sejarah berarti ada bukti bahwa sejarah yang diungkap bukanlah hoaks atau mengada-ada.

Peninggalan sejarah disebut juga dengan sumber sejarah. Para peneliti sejarah akan menggunakan peninggalan bersejarah sebagai sumber informasi dalam menggali dan meneliti suatu sejarah. Sehingga ketika penemuan sejarah dipublikasikan, tidak dianggap berbohong, karena ada buktinya.

Contoh sumber sejarah adalah Prasasti. Biasanya prasasti terdapat tulisan kuno yang memberikan keterangan kondisi peristiwa masa lampau atau situasi pada saat prasasti dibuat. Di Indonesia sendiri banyak ditemukan prasasti peninggalan kerajaan masa lampau.

Baca Juga: Peninggalan Sejarah Kerajaan Kediri.

Salah satu ilmu yang membatu dalam penelitian sejarah adalah Ilmu Arkeologi. Pada dasarnya Ilmu Arkeologi adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari kebudayaan manusia di masa lampau yang bersifat bendawi (benda). Contohnya, pada zaman praaksara banyak sekali alat-alat buatan manusia purba yang telah ditemukan kembali.

Peralatan yang ditinggal oleh manusia purba ada yang terbuat dari batu dan logam. Dari benda-benda tersebutlah Para Sejarawan dapat menguak informasi dan fakta yang terjadi di masa lalu.

Perlu kami tegaskan bahwa subjek ilmu sejarah adalah manusia, baik perorangan, kelompok atau masyarakat, dan peradaban atau bangsa.

Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli

Apa yang dimaksud dengan sejarah? Beberapa Pakar Ahli di bidang sejarah yang terkemuka telah menyatakan pendapatnya mengenai pengertian sejarah.

Berikut ini beberapa pengertian sejarah menurut para ahli sejarah:

1. Ahli Sejarah Herodotus

Pengertian sejarah menurut Herodotus adalah suatu kajian untuk menceritakan perputaran jatuh bangunnya seorang tokoh, masyarakat, dan peradaban.

Ada yang bertanya-tanya bahwa pengertian yang disampaikan Herodotus berbeda dari pengertian sejarah yang telah disebutkan tadi? Sekilas memang berbeda, namun secara makna sama. Maksudnya, kalau pengertian sejarah menurut Herodotus lebih spesifik lagi, yaitu mengungkap kehidupan masa lalu seorang tokoh, masyarakat, dan peradaban.

Nah, kalau pengertian sejarah yang sudah-sudah merupakan pengertian sejarah secara umum, yaitu mengungkap seluruh peristiwa yang terjadi di masa lampau.

2. Menurut Ibnu Khaldun

Pengertian sejarah menurut Ibnu Khaldun adalah catatan tentang masyarakat umum manusia atau peradaban manusia yang terjadi pada watak atau sifat masyarakat itu.

Cukup membingungkan pengertian tersebut, namun setelah dibaca berulang-ulang dan pelan-pelan memahami akhirnya tau maksudnya. Begini, bila disederhanakan pengertian tersebut adalah catatan watak atau sifat sekelompok manusia (masyarakat) atau peradaban.

Sifat atau peradaban yang dimaksud adalah ciri khas atau kebudayaan yang telan lama berlangsung dalam suatu masyarakat, seperti kebudayaan masyarakat pada masa kerajaan Majapahit.

3. Kuntowijoyo

Pengertian sejarah menurut Kuntowijoyo adalah hal-hal yang menyuguhkan fakta secara diakronis, ideografis, unik dan empiris.

Ketarangan
  • Diakronis karena berhubungan dengan waktu
  • Ideografis karena sejarah menggambarkan dan menceritakan sesuatu
  • Unik karena berisi hasil penelitian yang unik
  • Empiris karena sejarah bersandar pada pengalaman manusia.

Hmmmm...! Ada yang bisa menjelaskan pengertian sejarah ini? Silakan berpendapat pada kolom komentar bila anda paham.

4. Muhammad Ali

Pengertian sejarah menurut Moh. Ali bahwa sejarah merupakan keseluruhan perubahan dan kejadian-kejadian yang benar-benar telah terjadi. Sejarah adalah ilmu yang menyelidiki perubahan-perubahan yang benar-benar terjadi di masa lampau.

5. Aristoteles

Sejarah adalah satu sistem yang meneliti satu kejadian sejak awal dan tersusun dalam bentuk kronologi. Pada masa yang sama, menurut beliau juga sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang mempunyai catatan, rekod-rekod, atau bukti-bukti yang konkret.

6. J. Bank

Sejarah adalah semua kejadian/peristiwa masa lampau. Sejarah dapat membantu para siswa untuk memahami perilaku manusia pada masa yang lampau, masa sekarang dan masa yang akan datang. Semua kejadian yang dimaksud dalam pendapat tersebut adalah kejadian atau peristiwa yang berkaitan dengan manusia. Dalam kejadian atau peristiwa tersebut terdapat bagaimana manusia berperilaku.

7. J.V. Bryce

Sejarah adalah catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan, dan diperbuat oleh manusia.

8. W.H. Walsh

Sejarah itu menitikberatkan pada pencatatan yang berarti dan penting saja bagi manusia. Catatan itu meliputi tindakan-tindakan dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga merupakan cerita yang berarti.

9. E.H. Carr

Sejarah adalah dialog yang tak pernah selesai antara masa sekarang dan masa lampau, suatu proses interaksi yang berkesinambungan antara sejarawan dan fakta-fakta yang dimilikinya.

10. Thomas Carlyle

Pengertian sejarah menurut Thomas Carlyle merupakan sebuah peristiwa pada masa lampau yang mempelajari tentang biografi orang terkenal. Mereka merupakan seorang penyelamat pada zamannya. Mereka juga merupakan orang yang besar yang dicatat sebagai peletak dasar sejarah tersebut.

11. R. G. Collingwood

Pengertian sejarah menurut R. G. Collingwood adalah sebuah bentuk penyelidikan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau.

12. Wiliam H. Frederick

Menurut William H. Frederick, kata sejarah berasal dari bahasa Arab ‘syajaratun’ yang berarti pohon atau keturunan atau asal-usul. Dalam Bahasa Indonesia menjadi ‘sejarah’. Menurut kata syajarah atau sejarah berarti gambaran silsilah atau keturunan.

13. Patrick Gardiner

Pengertian sejarah menurut Patrick Gardiner bahwa arti sejarah adalah ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat oleh manusia.

14. Robin Winks

Menurut ahli Robin Winks, pengertian dari sejarah adalah sebuah studi tentang manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

15. Sunnal dan Haas

Menurut Sunnal dan Haas, sejarah adalah studi kronologis dengan menafsirkan dan mencari arti dari peristiwa dan berlalu metode sistematis untuk mengungkap kebenaran.

16. Edward Hallet Carr

Sejarah menurut Edward Hallet Carr adalah dialog yang tak pernah selesai antara masa sekarang dan masa lampau, suatu proses interaksi yang berkesinambungan antara sejarawan dan fakta-fakta yang dimilikinya.

17. Karl Popper

Ilmu sejarah menurut Karl Popper adalah ilmu pengetahuan yang tertarik pada peristiwa-peristiwa spesifik dan penjelasannya. Sejarah sering dideskripsikan sebagai peristiwa-peristiwa masa lalu sebagaimana peristiwa itu benar-benar terjadi secara aktual.

18. John Tosh

Definisi sejarah menurut John Tosh adalah memori kolektif, sumber pengalaman melalui pengembangan suatu rasa identitas sosial orang-orang dan prospek orang-orang tersebut di masa yang akan datang.

19. Rober V. Daniels

Menurut Robert V. Daniels, pengertian sejarah adalah kenangan dari tumpuan masa silam. Sejarah dimaksud dalam definisi sejarah manusia sebagai pelaku sejarah. Kemampuan yang dimiliki oleh manusia adalah kemampuan untuk menangkap kejadian-kejadian yang ada di sekelilingnya. Hasil tangkapan tersebut menjadi ingatan atau memori dalam dirinya yang akan menjadi sumber sejarah.

20. Jan Romein

Menurut Jan Romein, kata sejarah memiliki arti yang sama dengan kata history (bahasa Inggris) dan geschichte (bahasa Jerman) yaitu cerita tentang kejadian atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau.

21. Cleveland

Sejarah menurut pendapat Cleveland dapat diartikan sebagai sebuah konsep yang akan dilihat untuk mengenali kehidupan manusia.

Pengertian sejarah menurut para ahli sejarah dalam negeri (Indonesia)

22. Moh. Hatta

Pengertian sejarah menurut Moh. Hatta adalah dalam wujudnya tentang masa lampau. Sejarah bukan sekadar melahirkan kriteria dari kejadian di masa lalu, tetapi pemahaman masa lampau yang mengandung berbagai dinamika, mungkin berisi problematik pelajaran bagi manusia berikutnya.

23. Rochiati Wiriatmaja

Pengertian sejarah menurut Rochiati Wiriatmadja bahwa sejarah adalah disiplin ilmu yang menjanjikan etika, moral, kebijaksanaan, nilai-nilai spritual dan kultural karena kajiannya yang bersifat memberikan pedoman kepada keseimbangan hidup, harmoni dalam nilai-nilai, keteladanan dalam keberhasilan dan kegagalan dan cerminan pengalaman kolektif yang menjadi kompas untuk kehidupan masa depan.

24. Muhammad Yamin

Pengertian sejarah menurut Muhammad Yamin adalah ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan bahan kenyataan.

25. Taufik Abdullah

Pengertian sejarah menurut Taufik Abdullah adalah tindakan manusia dalam jangka waktu tertentu di masa lampau yang dilakukan di tempat tertentu.

26. Roeslan Abdulgani

Menurut Roeslan Abdulgani bahwa ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadian dengan maksud untuk kemudian menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya tersebut, untuk selanjutnya dijadikan perbendaharaan pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan sekarang serta arah proses masa depan.

27. Sartono Kartodirdjo

Pengertian sejarah menurut Sartono Kartodirdjo merupakan bentuk penggambaran pengalaman kolektif di masa lalu, dan untuk mengungkapnya dapat melalui aktualisasi dan penetasan pengalaman masa lalu. Menceritakan suatu kejadian adalah cara membuat hadirnya kembali peristiwa tersebut dengan cara pengungkapan verbal.

28. Ismaun

Arti sejarah menurut Ismaun adalah suatu ilmu pengetahuan tentang kisah mengenai peristiwa-peristiwa yang benar-benar telah terjadi atau berlangsung dalam segala aspeknya di masa lampau. Sejarah merupakan catatan atau rekaman pilihan yang disusun secara teliti tentang segala aspek kehidupan umat manusia di masa lampau.

30. W. J. S. Poerwadarminta

Pengertian sejarah menurut W. J. S. Poerwadarminta dibahas dalam buku berjudul Kamus Umum Bahasa Indonesia, dimana arti sejarah dapat diartikan sebagai :
  • Silsilah atau asal-usul.
  • Kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.
  • Ilmu, pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian atau peristiwa yang benar-benar telah terjadi.

Ciri-Ciri Sejarah

Sejarah mempunyai ciri-ciri utama yaitu;
  1. Peristiwa sejarah unik. Artinya peristiwa sejarah hanya terjadi satu kali saja dan tidak akan terulang kembali di masa mendatang.
  2. Peristiwa sejarah abadi. Yaitu peristiwa yang selalu dikenang sepanjang masa oleh manusia.
  3. Penting dan Berpengaruh. Maksudnya, peristiwa sejarah dianggap penting bagi sebagian orang dan berpengaruh terhadap kehidupan manusia di masa depan.

Jawaban pada pertanyaan "apakah berita yang disiarkan oleh media masa dapat disebut dengan sejarah?" dapat dijawab dengan ciri-ciri sejarah di atas. Pertama, sejarah mempunyai ciri-ciri yang abadi, yaitu dikenang sepanjang masa. Apabila berita tersebut dikenang oleh sebagian orang, maka berita tersebut bisa disebut dengan sejarah.

Kedua, sejarah harus berupa peristiwa penting dan berpengaruh terhadap masa depan. Jika berita yang disiarkan dalam media masa ternyata dapat berpengaruh terhadap kehidupan manusia di masa depan, maka berita itu dapat dikatakan sebagai sejarah.

Kejadian-kejadian yang telah lama berlangsung diungkap kembali oleh Sejarawan melalui peninggalan sejarah. Dan untuk mengungkap suatu sejarah harus menggunakan metode-metode tertentu. Metode inilah yang disebut dengan Penelitian Sejarah.

Secara garis besar sejarah merupakan peristiwa yang benar-benar terjadi di masa lampau. Untuk membuktikan suatu sejarah maka harus melibatkan peninggalan sejarah sebagai sumber informasi yang sah dan dapat dipertanggujawabkan.

Copyright © 2020

Wikuwik.com - Ilmu Sejarah