-->

[ADS] Top Ads

6 Contoh Kronologi Sejarah dan Penjelasannya

Contoh Kronologi Sejarah

Contoh Kronologi Sejarah - Kronologi adalah catatan kejadian-kejadian yang diurutkan sesuai dengan waktu terjadinya (Wardaya, dalam Cakrawala Sejarah, 2009; 9). Kronologi sejarah diperlukan karena dalam peristiwa-peristiwa sejarah terdiri dari berbagai jenis dan bentuk yang berbeda.

Setiap peristiwa perlu diklasifikasi berdasarkan bentuk dan jenis peristiwanya. Peristiwa yang telah diklasifikasi itu lalu disusun secara runtut berdasarkan waktu kejadian berlangsung. Artinya, dari masing-masing peristiwa tersebut disusun dari masa yang paling awal hina yan paling akhir. Kronologi berarti urutan kejadian atau urutan peristiwa-peristiwa sesuai dengan awal kejadian suatu peristiwa sejarah hingga akhir terjadinya peristiwa tersebut.

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah kronologi sejarah. Kronologi biasanya digunakan dalam melihat suatu peristiwa. Misalkan peristiwa kecelakaan. Untuk mengungkap bagaimana kecelakaan itu terjadi, polisi akan menghubungkan berbagai fakta yang ditemukan dan menganalisa hubungan sebab akibatnya.

Fakta-fakta tersebut, kemudian direkonstruksi dalam bentuk kronologi kejadian. Dengan cara seperti ini, maka polisi dapat menemukan apa yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut (Tarunasena, dalam Memahami Sejarah SMA dan MA, 2009; 23). Maka dari itu, kronologi sejarah disebut juga dengan urutan peristiwa sejarah yang terjadi.

Berbicara mengenai contoh kronologi sejarah, kita akan dihadapkan dengan sebuah peristiwa yang sudah diurutkan berdasarkan waktu kejadiannya. Oleh karena itu, kami akan sebutkan beberapa contoh kronologi yang paling mudah dan sederhana terlebih dahulu, lalu meningkat yang lebih rumit. Contoh kronologi yang sederhana artinya contoh kronologi yang terdapat pada kehidupan sehari-hari. Dan contoh kronologi yang lebih rumit artinya contoh yang memerlukan penelitian secara mendalam. Baik inilah beberapa contoh kronologi;

Contoh-Contoh Kronologi Sejarah dan Penjelasanya


Penjelasan di atas akan lebih jelas dan gamblang ketika diberi contoh dari kronologi sejarah. Terdapat banyak sekali contoh-contoh kronologi sejarah di dunia ini. Misalnya, contoh kronologi sejarah dalam kehidupan sehari-hari atau contoh kronologi sejarah atas terjadinya peristiwa kecelakaan pesawat terbang, atau masalah kriminal yaitu, contoh kronologi sejarah terjadinya peristiwa pembunuhan.

Berikut ini contoh-contoh kronologi sejarah yang dapat dijadikan refrensi.

1. Contoh Kronologi Peristiwa Pembunuhan


Suatu ketika di Kampung Kucrit terjadi peristiwa pembunuhan. Para warga di kampung tersebut geger dan beramai-ramai ingin melihat tempat kejadian perkara tersebut. Satu korban tewas tertusuk benda tajam pada pukul 00:30. Polisi pun datang dan menyelidiki peristiwa tersebut, hingga berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan. Reka ulang kronologi peristiwa pembunuhan pun dilakukan oleh pihak yang berwajib.

Pada pukul lima sore, si Dodi melihat pacarnya Siska sedang bermesraan dengan temanya Paijo. Lantaran Siska bermesraan dengan Paijo, Dodi pun terbakar api cemburu karena melihat peristiwa itu.

Pada pukul enam petang, Dodi yang cemburu buta menceritakan kejadian itu kepada temanya Joko. Mendengar cerita Dodi, Joko pun juga ikut emosi dan megnajak Dodi untuk menghabisi Paijo.

Pada pukul tujuh sore, mereka berencana untuk mengajak Paijo untuk pergi ke Taman untuk nongkrong di sana. Malam pun semakin larut hingga taman tersebut menjadi sepi.

Pukul 12 dini hari Paijo mengajak mereka berdua pulang karena taman sudah sepi. Sebelum pulang Dodi dan Joko mengajak Paijo untuk ke toilet untuk buang air kecil. Namun naas, ketika Paijo masuk ke toilet Dodi dan Joko ikut masuk ke dalam dan menghabisi Paijo yang sedang lengah.

Akhirnya pukul 00:30 Paijo tewas mengenaskan di dalam toilet tersebut. Pagi harinya warga menjadi geger karena seorang penjaga toilet menemukan mayat bersimbah darah karena ditusuk benda tajam.

Reka ulang peristiwa pembunuhan di atas merupakan salah satu contoh kronologi sejarah. Kronologi tersebut dibuat agar suatu peristiwa yang telah terjadi menjadi jelas dan sesuai dengan urutan kejadianya. Dari awal kejadian karena Dodi cemburu lantaran Paijo bermesraan dengan Siska hingga Paijo dibunuh oleh kedua pemuda tersebut. Dan karena kronologi sejarah merupakan urutan peristiwa sejarah yang terjadi, maka urutan peristiwa pembunuhan di atas dapat dijadikan contoh kronologi pembunuhan di Kampung Kucrit.

2. Contoh Kronologi Peristiwa Kecelakaan Pesawat Terbang


Kronologi sejarah adalah urutan suatu peristiwa berdasarkan waktu terjadinya. Dalam contoh kronologi sejarah yang akan disebutkan di bawah ini, kita sudah sering mendengar dari berita-berita baik di TV maupun di situs-situs berita. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak gambar untuk contoh kronologi terjadinya kecelakaan pesawat terbang.

Conton Kronologi Sejarah

Penjelasan

Pukul 07.10 WIB Seorang pilot bernama Herudi lepas landas dari landasan Pelita Air Service (lapangan terbang Pondok Cabe) dengan pesawat yang telah dirakit sendiri (pesawat Swayasa) jenis pelikan bernomor penerbangan PK-SKI.

Pesawat yang terbang di atas ketinggian 150m dari permukaan laut di kawasan Via Pamulang tiba-tiba mati mesinya sehingga tidak bertenaga.

Pilot Herudi merupakan pensiunan peneliti bidang tegnologi masih berusaha mengendalikan pesawat Swayasa yang sudah tak bertenaga itu.

Dalam keadaan seperti itu, pesawat rakitan tersebut akhirnya terjatuh dan membentur empat buah rumah di pemukiman Via Pamulang.

Na'as, Pilot yang mengendalikan pesawat itu meninggal di tempat kejadian dan jasadnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati.

Itulah urutan kejadian atau kronologi terjadinya kecelakaan pesawat terbang yang dapat dijadikan contoh kronologi. Dua contoh di atas adalah contoh sederhana yang mudah dipahami. Sekarang, mari kita simak contoh-contoh kronologi sejarah yang diambil dari beberapa sumber.

3. Contoh Kronologi Sejarah Terbentuknya Kesunanan Surakarta


Contoh Kronologi ini bersumber dari buku Sejarah Untuk SMA/MA Kelas X karangan Marwan Supriyadi (2009; 25-27) yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Terbentunknya Kesunanan Surakarta telah mengalami beberapa peristiwa yang cukup panjang. Sejarah Terbentuknya Kesunanan Surakarta yang masih saudara Kesultanan Yogyakarta juga merupakan sejarah penting yang ada di Indonesia. Maka dari itu mari kita simak contoh kronologi terbentuknya Kesunanan Surakarta.

Tahun 1558 M

Ki Ageng Pemanahan dihadiahi Hutan Mentaok wilayah yang dinamakan Mataram yang masih kosong oleh Sultan Pajang atas jasanya mengalahkan Arya Penangsang. Ki Ageng Pemanahan adalah putra Ki Ageng Ngenis atau cucu Ki Ageng Selo tokoh ulama besar dari Selo kabupaten Grobogan.

Tahun 1577 M

Ki Ageng Pemanahan membangun istananya di Pasargede atau Kotagede. Selama menjadi penguasa Mataram ia tetap setia pada Sultan Pajang.

Tahun 1584 M

Beliau meninggal dan dimakamkan di sebelah barat Masjid Kotagede. Sultan Pajang kemudian mengangkat Sutawijaya, putra Ki Ageng Pemanahan sebagai penguasa baru di Mataram. Sutawijaya juga disebut Ngabei Loring Pasar karena rumahnya di sebelah utara pasar. Berbeda dengan ayahnya, Sutawijaya tidak mau tunduk pada Sultan Pajang. Ia ingin memiliki daerah kekuasaan sendiri bahkan ingin menjadi raja di seluruh Pulau Jawa.

Tahun 1588 M

Mataram menjadi kerajaan dengan Sutawijaya sebagai Sultan bergelar Senapati Ingalaga Sayidin Panatagama. Artinya Panglima Perang dan Ulama Pengatur Kehidupan Beragama. dengan wilayah pemerintahan seluruh jawa.

Tahun 1601 M

Panembahan Senapati wafat dan digantikan putranya, Mas Jolang yang kemudian dikenal sebagai Panembahan Seda ing Krapyak.

Tahun 1613 M

Mas Jolang wafat kemudian digantikan oleh Pangeran Arya Martapura. Tetapi karena sering sakit kemudian digantikan oleh kakaknya Raden Mas Rangsang yang bergelar Sultan Agung Senapati Ingalaga Abdurrahman dan juga terkenal dengan sebutan Prabu Pandita Hanyakrakusuma. Pada masa Sultan Agung kerajaan Mataram mengalami puncak perkembangan pada kehidupan politik, militer, kesenian, kesusastraan, dan keagamaan. Ilmu pengetahuan seperti hukum, filsafat, dan astronomi juga dipelajari.

Tahun 1645 M

Sultan Agung wafat dan digantikan putranya Amangkurat I. Setelah wafatnya Sultan Agung, kerajaan Mataram mengalami kemunduran.

Tahun 1726 M

Keraton Surakarta Hadiningrat dipimpin oleh seorang raja, bernama Sri Susuhunan Paku Buwono II ( PB II ). Pada saat pemerintahan beliaulah terjadi pertentangan dengan Pengeran Mangkunegoro, dan akhirnya pangeran dibuang ke Sri Lanka dan Afrika Selatan. Apa yang terjadi dengan Sang Pangeran tersebut ternyata membuahkan dendam terhadap putranya Sang Pangeran, Raden Mas Sahid.

Tahun 1740 M

Terjadi pemberontakan oleh kaum keturunan Cina, dan pemberontak berhasil menguasai keraton Kartasura, pasukan keraton dan PB II melarikan diri ke Ponorogo. Dengan meminta bantuan VOC, pemberontak berhasil dikalahkan.

Tahun 1745 M

Beliau memerintahkan untuk mencari daerah baru yang bisa dijadikan Pusat pemerintahannya yang baru. Pada akhirnya dipilihlah daerah dusun Sala (Solo), daerah tersebut teletak di sebelah barat sungai paling panjang di pulau jawa yaitu Bengawan Solo, dan pada akhirnya nama daerah tersebut diganti menjadi Surakarta Hadiningrat.

Tahun 1746 M

Pemerintahan PB II banyak menghadapi pemberontakan, diantaranya adalah pemberontakan oleh Pangeran Mangkubumi yang tidak puas atas putusan penyerahan wilayah kepada VOC karena balas budinya menumpas pemberotakan Sunan Kuning. Sementara itu Raden Mas Sahid juga memperhebat perlawanan terhadap prajurit dari PB II. Pangeran Mangkubumi yang kelak di kemudian hari akan bertahta di Yogyakarta, dengan gelar Hamengkubuwono.

Tahun 1749 M

Paku Buwono II wafat, dan kedudukannya digantikan oleh putranya dengan gelar Paku Buwono III (PB III).

Tahun 1755 M

Dilaksanakan Perjanjian Gianti yang membagi Kerajaan Mataram menjadi dua, Kesultanan Yogyakarta dengan raja bergelar Sultan Hamengku Buwono dan Kesunanan Surakarta dengan raja bergelar Paku Buwana

Tahun 1757 M

Diadakan perjanjian di Salatiga yang melahirkan ketetapan bahwa Raden Mas Sahid berhak untuk menduduki jabatan Adipadi di Mangkunegaran, dengan gelar Mangkunegaran I. Dengan kata lain, Surakarta juga dibagi menjadi dua bagian yaitu daerah Kasunanan Surakarta dan daerah Mangkunegaran.

4. Contoh Kronologi Berakhirnya Ir. Soeharto Turun dari Jabatan Presiden


Contoh kronologi berikut ini bersumber dari buku Sejarah SMA dan MA kelas X yang disusun oleh Hendrayana (2009; 13-14). Contoh kronologi yang menceritakan detik-detik lengsernya Ir. Soeharto yang menjabat sebagai presiden RI. Untuk lebih jelasnya mari kita simak urutan peristiwa Presiden Soeharto turun dari jabatanya.

  • 12 Mei Tragedi Trisakti, 4 Mahasiswa Trisakti terbunuh.
  • 13 Mei Kerusuhan Mei 1998 pecah di Jakarta. Kerusuhan juga terjadi di kota Solo. Soeharto yang sedang menghadiri pertemuan negara-negara berkembang G-15 di Kairo, Mesir, memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Sebelumnya, dalam pertemuan tatap muka dengan masyarakat Indonesia di Kairo, Soeharto menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden. Etnis Tionghoa mulai eksodus meninggalkan Indonesia.
  • 14 Mei Demonstrasi terus bertambah besar hampir di seluruh kotakota di Indonesia, demonstran mengepung dan menduduki gedung-gedung DPRD di daerah.
  • 18 Mei Ketua MPR yang juga ketua Partai Golkar, Harmoko, meminta Soeharto untuk turun dari jabatannya sebagai presiden.
  • 19 Mei Soeharto berbicara di TV, menyatakan dia tidak akan turun dari jabatannya, tetapi menjanjikan pemilu baru akan dilaksanakan secepatnya. Beberapa tokoh Muslim, termasuk Nurcholis Madjid dan Abdurrahman Wahid, bertemu dengan Soeharto.
  • 20 Mei Harmoko mengatakan Soeharto sebaiknya mengundurkan diri pada Jumat 22 Mei, atau DPR/MPR akan terpaksa memilih presiden baru. Sebelas menteri kabinet mengundurkan diri, termasuk Ginandjar Kartasasmita, milyuner kayu Bob Hasan, dan Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin.
  • 21 Mei Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada pukul 9.00 WIB Wakil Presiden B.J. Habibie menjadi presiden baru Indonesia.

Contoh kronologi tersebut merupakan urutan peristiwa terjadinya Presiden Soeharto mundur dari jabatan kepresidenan. Sejarah mundurnya Presiden Soeharto merupakan peristiwa yang sangat bersejarah di Indonesia. Banyak melibatkan mahasiswa yang berdemo hingga pada puncaknya para mahasiswa menduduki Istana Gelora Bung Karno.

5. Contoh Kronologi Sejarah Indonesia dari Masa ke Masa


Dalam buku Sejarah yang disusun oleh Tarunasena (2009;25) menyebutkan bahwa, Buku ini secara kronologis menampilkan peran Kodam Siliwangi dalam perjuangan bangsa. Contoh kronologi sejarah indonesia dari masa ke masa akan disebutkan dalam gambar tabel berikut ini.

Conton Kronologi Sejarah

6. Contoh Kronologi Perkembangan Kehidupan dan Budaya Indonesia


Wardaya, dalam bukunya yang berjudul Cakrawala Sejarah (2009; 9) menyebutkan, "Tujuan kronologi sejarah adalah catatan kejadian-kejadian yang diurutkan sesuai dengan waktu terjadinya. Kronologi dalam peristiwa sejarah dapat membantu merekonstruksi kembali suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu secara tepat, selain itu dapat juga membantu untuk membandingkan kejadian sejarah dalam waktu yang sama di tempat berbeda yang terkait peristiwanya." Berikut ini adalah contoh kronologi perkembangan budaya Indonesia.

Conton Kronologi Sejarah


Kesimpulan

Kronologi secara sederhana dapat dikatakan urutan suatu peristiwa berdasarkan waktu terjadinya. Yang dimaksud dengan urutan suatu peristiwa adalah dari awal mula suatu kejadian hingga terjadinya suatu peristiwa diurutkan berdasarkan waktunya. Sedangkan dari contoh-contoh kronologi sejarah, sebenarnya kita sering mendengarnya, atau bahkan kita pernah menceritakan suatu kronologi sejarah. Karena banyak sekali contoh kronologi sejarah dalam kehidupan sehari-hari.

Copyright © 2020

Wikuwik.com - Ilmu Sejarah