-->

[ADS] Top Ads

4 Contoh Periodisasi Sejarah Indonesia Menurut Para Ahli

Contoh Periodisasi Sejarah

Contoh Periodisasi Sejarah - Dalam tulisan ini akan dibahas khusus mengenai contoh-contoh periodisasi sejarah. Karena penulis rasa, contoh periodisasi sejarah sangatlah banyak, maka penulis membuat artikel satu tentang contoh periodisasi sejarah terutama periodisasi sejarah Indonesia.

Lalu apa yang dimaksud dengan periodisasi sejarah?. Periodisasi sejarah adalah salah satu proses strukturalisasi waktu dalam sejarah dengan pembagian atas beberapa babak, zaman atau periode. Periodisasi juga dapat diartikan sebagai pembabakan waktu yang berurutan sesuai dengan waktu kejadian.

Tujuan periodisasi sejarah adalah untuk mempermudah dalam memahami sejarah. Peristiwa yang ditulis dengan menampilkan periodisasi akan mempermudah untuk mengetahui ciri khas atau karakteristik kehidupan manusia pada masing-masing periode, sehingga kehidupan manusia mudah dipahami.

Dengan adanya periodisasi, akan diketahui perkembangan kehidupan manusia, kesinambungan antara periode yang satu dengan periode berikutnya, apakah ada pengulangan fenomena yang terjadi, dan perubahan dari periode yang awal sampai pada periode-periode berikutnya.

Contoh-Contoh Periodisasi Sejarah


Ada banyak sekali contoh dari periodisasi sejarah. Untuk periodisasi sejarah di Indonesia sendiri begitu banyak dan beragam. Sehingga penulis ingin membagikan beberapa contoh periodisasi sejarah, terutama contoh periodisasi sejarah Indonesia. Beragamnya periodisasi sejarah disebabkan oleh perbedaan pandangan terhadap periodisasi sejarah.

Contoh Periodisasi Sejarah Indonesia Menurut Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo


Seorang sejarawan Indonesia yang bernama Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo berpendapat bahwa "sebagai dasar bagi babakan (periodisasi) adalah derajat integrasi yang tercapai di Indonesia pada masa lampau. Menurutnya, faktor ekonomi sangat mempengaruhi perkembangan sosial, politik, dan kultur di Indonesia.

Berikut ini adalah contoh periodisasi sejarah Indonesia menurut Sartono Kartodirdjo.
  1. Zaman Prasejarah
  2. Zaman Kuno
    • Masa kerajaan-kerajaan tertua
    • Masa Sriwijaya (dari abad VII – XIII atau XIV).
    • Masa Majapahit (dari abad XIV – XV).
  3. Zaman Baru
    • Masa Aceh, Mataram, Makassar/Ternate/Tidore (sejak abad XVI).
    • Masa perlawanan terhadap Imperialisme Barat (abad XIX).
    • Masa pergerakan nasional (abad XX).
    • Masa Republik Indonesia (sejak tahun 1945)

Contoh Periodisasi Sejarah Menurut Prof. Dr. Soekanto


Prof. Dr. Soekanto berpendapat bahwa periodisasi hendaknya berdasarkan ketatanegaraan artinya bersifat politik. Pembagian atas babakan masa (periodisasi) yang berdasarkan kenyataan-kenyataan sedapat mungkin harus eksak serta praktis. Menurut Prof. Dr. Soekanto, periodisasi sejarah Indonesia diusulkan secara kronologis sebagai berikut.
  1. Masa pangkal sejarah ...................... – 0
  2. Masa Kutai-Tarumanegara ................. 0 – 600
  3. Masa Sriwijaya-Medang-Singosari .... 600 – 1300
  4. Masa Majapahit .................................. 1300 – 1500
  5. Masa Kerajaan Islam........................... 1500 – 1600
  6. Masa Aceh, Mataram, Makassar ........ 1600 – 1700
  7. Masa pemerintah asing ....................... 1700 – 1945
    • Zaman Kompeni (1800 – 1808)
    • Zaman Daendels (1808 – 1811)
    • Zaman British Government (1811 – 1816)
    • Zaman Nederlands – India (1816 – 1942)
    • Zaman Nippon (1942 – 1945)
  8. Masa Republik Indonesia ................... 1945 – sekarang

Periodisasi Sejarah Menurut H.J. De Graaf


H.J. de Graaf, dalam bukunya yang berjudul :"Geschiedenis van Indonesia", membagi babakan waktu sejarah Indonesia sebagai berikut.
  1. Orang Indonesia dan Asia Tenggara (sampai dengan 1650).
    • Zaman Hindu.
    • Zaman penyiaran Islam dan berdirinya Kerajaan Islam.
  2. Bangsa Barat di Indonesia (1511-1800).
  3. Orang Indonesia di zaman VOC (1600-1800).
  4. VOC di luar Indonesia.

Contoh Periodisasi Sejarah Menurut Moh. Yamin


Selanjutnya Moh. Yamin dalam bukunya "6000 Tahun Sang Merah Putih", membuat babakan waktu/periodisasi sejarah Indonesia sebagai berikut.

  1. Zaman Prasejarah sampai permulaan Tarikh Masehi.
  2. Zaman Proto Historis, dari permulaan Tarikh Masehi sampai ke Abad VII.
  3. Zaman Sriwijaya - Sailendra (abad VII - XII).
  4. Zaman Singasari - Majapahit (Abad XIII- XVI).
  5. Zaman Penyusunan Kemerdekaan Indonesia sejak XVI - XIX.

Dalam sejarah Indonesia, periodisasi dibagi menjadi dua yaitu, zaman praaksara dan zaman aksara. Berikut Contoh periodisasi sejarah Indonesia berdasarkan zaman pra-aksara dan zaman aksara;

Zaman praaksara

Yaitu zaman sebelum manusia mengenal tulisan. Sejarah dapat dipelajari berdasarkan peninggalan benda-benda purbakala berupa artefak, fitur, ekofak, dan situs. Artefak adalah semua benda yang jelas memperlihatkan hasil garapan sebagian atau seluruhnya sebagai pengubahan sumber alam oleh tangan manusia.

Fitur adalah artefak yang tidak dapat dipindahkan tanpa merusak tempatnya. Ekofak adalah benda dari unsur lingkungan abiotik atau biotik. Situs adalah bidang tanah yang mengandung peninggalan purbakala.

Zaman sejarah

Yaitu zaman di mana manusia sudah mengenal tulisan. Zaman sejarah dibagi tiga sebagai berikut.
  • Zaman Kuno, yang membicarakan sejak kerajaan tertua sampai abad ke-14. Pada
  • Zaman ini, berkembang kebudayaan Indonesia yang dipengaruhi agama Hindu dan Buddha.
  • Zaman Indonesia Baru, mulai abad ke-15 yang membicarakan masa berkembangnya budaya Islam sampai abad ke-18.
  • Zaman Indonesia Modern, sejak masa pemerintahan Hindia Belanda (1800), pergerakan kemerdekaan Indonesia merdeka sampai sekarang atau masa kontemporer.

Contoh Periodisasi Sejarah China


Di atas sudah diutarakan bahwa periodisasi sejarah memiliki perbedaan yang beragam dikarenakan beda-bedanya pendapat pada pakar sejarawan dalam memahami periodisasi sejarah. Inilah contoh periodisasi sejarah dinasti Cina.
  1. Dinasti Shang, 1450 – 1050 S.M.
  2. Dinasti Chou, 1050 – 247 SM
  3. Dinasti Chin, 256 – 207 SM
  4. Dinasti Han, 206 SM – 220 M
  5. Dinasti Sui, 580 – 618 M
  6. Dinasti Tang, 618 – 906 M
  7. Dinasti Mongol, 1280 – 1369 M
  8. Dinasti Ming, 1368 – 1644 M
  9. Dinasti Manchu, 1644 – 1911 M
  10. Republik, 1911-.......

Itulah beberapa contoh periodisasi sejarah Indonesia yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi para pembaca. Bila terdapat kesalahan dalam penulisan artikel ini dimohon agar pembaca memberitahukan di kolom komentar atau langsung pada kontak kami. Penulis juga dengan senang hati menerima kritik dan saran yang bersifat membangun.

Copyright © 2020

Wikuwik.com - Ilmu Sejarah