-->

[ADS] Top Ads

Pengertian Sumber Sejarah: Jenis dan Contohnya


    Sumber Sejarah adalah segala sesuatu yang dapat memberikan informasi tentang kejadian masa lampau. Sumber sejarah juga dapat dijadikan sebagai bukti, bahwa suatu kejadian di masa lampau memang benar-benar terjadi.

    Apa saja yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi sejarah? Pertanyaan ini berhubungan dengan jenis-jenis sumber sejarah yang akan dibahas secara detail. Sedikit informasi, bahwa jenis sumber sejarah secara umum ada tiga jenis yaitu, sember sejarah berupa benda peninggalan masa lampau, tulisan atau teks sejarah, dan cerita pelaku sejarah.

    Contoh sumber sejarah berupa benda adalah bangunan kuno seperti candi, kerajaan, prasasti, dan lain-lain, sedangkan contoh sumber sejarah yang berbentuk teks atau tulisan misalnya tulisan pada kitab kuno atau teks seperti teks proklamasi.

    Sumber sejarah sangat penting untuk kebutuhan penelitian sejarah karena informasi yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, mari pelajari berbagai hal yang berhubungan dengan sumber-sumber sejarah.

    Untuk lebih jelasnya, materi tentang pengertian sumber sejarah, jenis-jenis sumber sejarah, dan contoh sumber sejarah akan dibahas lengkap di bawah ini.

    Pengertian Sumbe Sejarah

    Pengertian Sumber Sejarah


    Apa yang dimaksud dengan sumber sejarah? Menurut R. Moh. Ali, pengertian sumber sejarah adalah segala sesuatu yang berwujud dan tidak berwujud serta berguna bagi penelitian sejarah sejak zaman purba sampai sekarang. Sesuatu yang tak berwujud berupa adat istiadat atau norma hukum, sedangkan yang berwujud berbentuk benda seperti bangunan, dokumen, dan tulisan.

    Sumber sejarah dapat berupa benda seperti candi (bangunan kuno), prasasti, kitab-kitab kuno (dokumen). Ini merupakan sumber sejarah yang berwujud. Misalnya prasasti yang terukir sebuah tulisan kuno. Tulisan tersebut biasanya berisi tentang peristiwa yang terjadi pada saat prasasti dibuat.

    Kita ambil contoh Prasasti Talan yang ditemukan di Desa Gurit, Blitar, Jawa Timur. Prasasti tersebut merupakan peninggalan Kerajaan Kediri yang dibuat pada tahun 1136 Masehi dan terdapat tulisan kuno. Isinya menceritakan tentang penetapan Desa Talan ke wilayah Panumbang yang sudah terbebas dari pajak.

    Dari sebuah prasasti Para Peneliti Sejarah mendapat informasi yang sangat berharga, dari tahun pembuatan hingga peristiwa yang telah terjadi pada masa Kerajaan Kediri. Peristiwa tersebut berupa pembebasan pajak atas Desa Talan yang masuk wilayah Panumbang.

    Sumber sejarah juga dapat berupa sesuatu yang tidak berwujud. Contohnya adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat secara turun temurun, upacara keagamaan. dan lain-lain. Dari mempelajari adat istiadat, Sejarawan memperoleh informasi berupa kebiasaan dan prilaku orang-orang terdahulu.

    Beberapa Ahli Sejarah juga telah mendefinisikan sumber sejarah. Pengertian sember sejarah menurut Mohammad Yamin adalah kumpulan benda untuk membuktikan sejarah. Pengertian tersebut terfokus pada peninggalan sejarah berupa benda saja dan tidak mencakup peninggalan yang tidak berwujud.

    Zidi Gozalba berpendapat bahwa sumber sejarah adalah warisan (peninggalan) yang berbentuk lisan, tertulis, dan visual. Berbentuk lisan bisa berupa cerita saksi mata dalam sebuah peristiwa atau orang yang memiliki pengalaman dalam sebuah peristiwa bersejarah, misalnya Para Pahlawan yang mengalami pertempuran melawan penjajah.

    Bentuk tulisan bisa berupa dokumen seperti buku, surat, atau berita koran yang mengungkap kejadian masa lalu. Sedangkan visual (gambar) berupa foto, lukisan, dan lain-lain. Pada zaman sekarang, video juga salah satu sumber sejarah visual bahkan audio visual.

    Dari beberapa pengertian sumber sejarah menurut Para Ahli, dapat disimpulkan bahwa sumber sejarah merupakan peninggalan-peninggalan masa lampau yang dapat dijadikan bukti dan sumber informasi dalam penelitian sejarah, baik itu peninggalan berwujud dan tak berwujud.

    Secara umum, sumber sejarah dibagi menjadi dua kategori yaitu, sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer (sumber utama) adalah peninggalan sejarah yang berkaitan langsung dengan peristiwa sejarah. Sedangkan sumber sekunder (sumber kedua) merupakan sumber bersejarah secara tak langsung.

    Sumber sejarah primer (langsung) misalnya, pelaku sejarah, saksi mata, dokumen seperti surat yang ditulis oleh pelaku sejarah, dan lain-lain. Sumber sejarah sekunder contohnya, hasil penelitian seperti buku-buku, berita kabar (koran, berita di TV, Youtube, dll).

    Jenis-Jenis Sumber Sejarah


    Berdasarkan pengertian dari Zidi Gozalba, macam-macam sumber sejarah ada tiga yaitu, sumber lisan, sumber tulisan, dan sumber benda (visual). Berikut ini penjelasan jenis-jenis sumber sejarah berdasarkan bentuknya.

    1. Sumber Sejarah Berbentuk Benda


    Sumber Sejarah Visual

    Sumber sejarah yang berupa benda merupakan benda-benda peninggalan bersejarah yang dapat diteliti dan dijadikan bukti sejarah. Contoh sumber benda adalah peninggalan berupa bangunan (candi, masjid, rumah/bangunan kerajaan), ukir-ukiran (pahatan) seperti patung, relief, dan lain-lain.

    Dalam Ilmu Arkeologi, benda bersejarah dapat dijadikan petunjuk untuk mengungkap kebudayaan sebuah masyarakat. Pada masa praaksara benda-benda yang dijadikan sumber untuk mengungkap sejarah adalah alat-alat yang dibuat oleh manusia purba. Jenisnya cukup banyak, misalnya kapak genggam, nekara, sarkofagus, dan gerabah.

    Di Indonesia, banyak sekali benda-benda peninggalan pada masa kerajaan yang telah ditemukan kembali. Contohnya prasasti, Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan benda-benda pusaka seperti keris, tombak, dan pedang.

    Pada saat ini, banyak sekali tempat-tempat bersejarah yang dijadikan pariwisata, seperti Keraton Yogyakarta, Benteng Pendem di Cilacap, dan Lawang Sewu di Semarang.

    2. Sumber Sejarah Tertulis (Dokumen)


    Sumber Sejarah Tertulis

    Gambar di atas merupakan contoh sumber sejarah yang berbentuk tulisan. Gambar tersebut adalah salinan Teks Proklamasi yang ditulis langsung oleh Ir. Soekarno pada saat menjelang kemerdekaan Indonesia. Lalu, dengan melihat teks atau naskah tersebut, informasi apa saja yang di dapatkan oleh Peneliti Sejarah?

    Pertama, isi dari naskah bahwa Bangsa Indonesia telah mengumumkan kemerdekaannya. Kedua, waktu atau tanggal pelaksanaan hari proklamasi. Ketiga, tempat pelaksanaan proklamasi yang dilaksanakan di Jakarta.

    Terakhir, jika Anda teliti, tulisan yang berada tepat di bawah tanggal tertulis "Wakil Bangsa Indonesia" yang kemudian diganti menjadi "Atas Nama Bangsa Indonesia". Dari ejaan penulisan juga didapat informasi bahwa penulisan Bahasa Indonesia telah mengalami penyempurnaan.

    Pengertian sumber sejarah tertulis adalah tulisan-tulisan yang dapat dijadikan bahan penelitian sejarah, seperti Naskah Proklamasi, tulisan yang terukir di prasasti, dan kitab-kitab kuno yang dikarang oleh seseorang.

    3. Sumber Sejarah Berupa Lisan


    Pengertian sumber sejarah lisan adalah kejadian masa lampau yang diceritakan oleh lisan seseorang, baik dari lisan pelaku sejarah atau saksi mata sejarah. Sumber lisan dari pelaku sejarah, berarti mengungkap sejarah berdasarkan pengalamannya. Apabila yang berbicara adalah saksi mata sejarah, maka ia menceritakan apa yang sedang dialami oleh orang lain.

    Sumber sejarah lisan bisa didapatkan melalui wawancara atau bertanya kepada pelaku sejarah, saksi mata, dan orang-orang yang mengetahui peristiwa sejarah. Contoh pelaku sejarah adalah Para Pahlawan yang mengalami langsung perjuangan melawan penjajah dan orang-orang yang hidup pada masa penjajahan (saksi mata).

    Contoh Sumber Sejarah


    Di Indonesia, contoh sumber sejarah sangat banyak sekali seperti di Museum, Cagar Budaya, dan bangunan-bangunan kuno yang di jadikan situs sejarah, misalnya candi, Benteng Vredeburg Jogja. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak contoh sumber sejarah, berikut akan kami rangkum secara rinci.

    Contoh sumber sejarah visual
    1. Candi: Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Boko, Candi Muaratakus.
    2. Benteng: Benteng Pendem Cilacap, Benteng Vredeburg Yogyakarta, Benteng Rotterdam Makasar.
    3. Pahatan: patung-patung raja seperti Adityawarman, patung spinx, relief di candi.

    Contoh sumber sejarah tulisan
    1. Teks Proklamasi
    2. Tulisan dalam prasasti
    3. Kitab-kitab kuno seperti Mahabarata dan Sotasoma
    4. Surat yang ditulis pelaku sejarah.

    Contoh sumber sejarah lisan
    1. Cerita sejarah yang keluar dari lisan pelaku sejarah seperti Para Veteran
    2. Cerita sejarah yang diungkapkan oleh saksi sejarah, dll.

    Sumber-sumber sejarah disebut juga sebagai peninggalan-peninggalan sejarah. Melalui peninggalan bersejarah Para Sejarawan memperoleh informasi yang akurat dan valid. Namun yang menjadi catatan penting, sumber sejarah yang dapat dijadikan bukti adalah sumber sejarah yang asli dan sah, buka palsu dan sesuai dengan zaman pada masanya.

    Sumber sejarah sangat berguna bagi penelitian sejarah. Tanpa adanya sumber sejarah, akan sangat sulit untuk mengorek informasi yang sesungguhnya, bahkan hampir mustahil. Untuk itu cobalah mengunjungi tempat bersejarah seperti museum! Cari dan catat apa saja sumber sejarah yang ada pada museum tersebut. Gali informasi sebanyak-banyaknya agar engkau dapat mengungkap sejarah.

    Copyright © 2020

    Wikuwik.com - Ilmu Sejarah